SembarangKlik! ,JENEWA - Tidak hanya Indonesia yang mengalami kisruh kepengurusan organisasi sepakbola. Bosnia Herzegovina juga mengalami kekacauan dengan federasi sepak bola mereka (NSBIH) dimana terjadinya tripartit kepemimpinan. Tripartit kepemimpinan tersebut jelas melanggar statuta mereka yang mengharuskan adanya hanya satu kepemimpinan.
Komite Darurat FIFA telah memutuskan hari ini 12 April 2011 untuk menunjuk sebuah komite normalisasi untuk memecahkan masalah yang dihadapi oleh Federasi Sepakbola Bosnia dan Herzegovina yang saat ini dibekukan oleh FIFA dan UEFA. Setelah diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan dan konsultasi dengan UEFA, FIFA membentuk sebuah komite normalisasi beranggotakan enam orang yang berasal dari tokoh sepak bola dari Bosnia-Herzegovina.
Komite Normalisasi diberi wewenang menghentikan tripartit kepemimpinan federasi sepak bola Bosnia Herzegovina (NSBIH) dan membentuk kepengurusan baru paling lambat sampai 26 Mei 2011.Sebelumnya pada 1 April FIFA dan UEFA telah menjatuhkan sanksi larangan Bosnia Herzegovina mengikuti pertandingan internasional dan Eropa setelah NSBIH gagal menjalankan statuta mereka yang mengharuskan adanya hanya satu kepemimpinan.
Seperti dirilis dalam situs resmi FIFA, Komite normalisasi selanjutnya akan bertindak sebagai Komite Eksekutif FFBH (Federasi Sepakbola Bosnia dan Herzegovina) atau NSBIH serta FFBH Komite Darurat dan akan memiliki tugas sebagai berikut:
Tahap pertama:
a) Mempersiapkan dan mengadakan rapat sidang umum biasa tahun 2011, di mana para delegasi harus mengadopsi undang-undang FFBH dan mengambil keputusan pada semua item wajib lainnya, paling lambat 26 Mei 2011 .
b) Untuk memastikan bahwa semua koneksi / hubungan dengan setiap anggota pimpinan "mantan" FFBH (FFBH Komite Eksekutif dan FFBH Kepresidenan) yang dipotong langsung berkaitan dengan pengambilan keputusan di bidang keuangan, olahraga administrasi, dan hal-hal lainnya, dan membangun road map untuk perbaikan.
c) Untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk lebih memperbaiki situasi keuangan FFBH, dan untuk memastikan bahwa tidak ada sengketa baru atau kewajiban keuangan baru muncul dan bahwa semua hutang keuangan saat ini harus dilunasi secepatnya dan dalam transparansi penuh.
Tahap kedua:
a)Untuk mempersiapkan pemilihan umum yang baru dari semua badan hukum sesuai dengan anggaran dasar FFBH yang baru diadopsi paling lambat 30 November 2011 .
b) Untuk meningkatkan kualitas dalam administrasi FFBH dan menumbuhkan kredibilitas dan citra FFBH di tingkat nasional, wajib melaksanakan setiap tindakan yang diperlukan seperti yang dibahas dengan FIFA dan UEFA.
Sampai dengan tanggal pengangkatan, komite normalisasi telah mengambil alih semua hak hukum dan tugas FFBH Komite Eksekutif serta Presidensi FFBH. Mandat komite normalisasi akan berakhir setelah Komite Eksekutif FFBH yang baru dipilih lewat pemilu telah diselenggarakan sesuai dengan undang-undang FFBH yang baru diadopsi.[ekast-fifa.com]
sumber http://www.fifa.com dan AFP