tahun ke duapuluhtujuh
-beranda/.
Mimikmimpi
Serupa asap dupa
sayupsampai
padapadi di sawahsewaku
-tahukah, anginanganku kerapgeriap
sipusipu malumuka
geletar debardebur maluhati
-profil/.
telah kutebartabir diri
di ujunghidungmu di pangkalmatamu
-usang tetapi asing saja bagimu:
kubaca dari komentar yang tak pernah kautulis
seperti itu saja dari dulu
engkau pandai menyimpan rahasia
di bilik kaca
-pesan/.
menyongsongpagi hingga malampamit
bukanlah lelah yang mengundang simpati
tapi hanyalah syairpanjangtanpabunyi
mengintip gelap
meratap lelap
-teman/.
Dari gundala putra petir
Sampai coretan jair
Kita mengasah kata
Pada lontar yang beda
Pondokkelapa ‘10
Mantabs...
BalasHapusSampai saya terdiam tiada dapat menyapa
Karena tlah tak ada lagi kata
Cuma diam mecabik cabik makna serupa
Diam yg mencari kata terselip dalam kata..
Hmm..aku mereka-reka isi dibalik indah lengkung makhota. Kita punya lontar berbeda tapi pohonnya sama,mawar tak pernah mempropagandakan wanginya tapi semua orang tahu bhw mawar itu wangi
BalasHapusaku ingin tahu alasanmu menggabungkan kata-kata. mis:mimikmimpi, menyongsongpagi. Permainan kata?
BalasHapusWow...salut...baru sekali baca karya sepeerti ini...dapat ilmu lagi nih hehehehehe,makasih ya Mas Eka udah berbagi denganku...salam.
BalasHapus