Filem epic Will Smith (sebagai Dr. Robert Neville) tentang zombie yang berasal dari wabah Virus yang bocor dari lab pengobatan kanker. Virus ini begitu cepat menyebar ke seluruh bumi dan menjadikan manusia mahluk nocturnal dan buas lalu kemudian perlahan punah, hanya cluster zombie kuat yang survive untuk sementara.

Layaknya cerita Hollywood, Kota New York sudah jadi Ground Zero wabah, menjadi kota mati dan lebih mencekam di malam hari karena para zombie tidak tahan terkena sinar matahari, mereka berburu dari gelap sampai pagi. Dr Neville 'tertinggal' sendirian di kota besar ini bersama Sam anjingnya demi mimpi halunya menemukan vaksin antivirus dari sample darahnya sendiri yang entah kenapa kebal dari infeksi. Berbagai percobaan ke zombie yang dia tangkap dilakukan, dan bertahun tahun tak membuahkan hasil.. Dunia jadi amat sepi, sedikit yang lolos dari infeksi bersembunyi entah dimana atau sudah punah dia tidak tahu lagi.

Kebocoran lab mikroba dan virus disengaja atau tidak adalah ancaman baru dunia saat ini, virus-virus ganas beberapa dekade akhir diteliti manusia entah untuk senjata biologi, research medis dan ilmu patologi. Untuk kehidupan, efek senjata biologi jauh lebih mengerikan dari nuklir karena virus bisa menyebar dengan cepat dan merata ke semua populasi tanpa limitasi, sementara nuklir adalah kerusakan masif dan sisa radiasi di target dan radius tertentu saja. Kejahatan baru dunia farmasi juga berperan dalam 'industi' yang berpotensi trilyunan dollar demi menciptakan virus penyakit dan bakteri baru sekaligus penangkalnya untuk dipatenkan dan dijual.

Ancaman wabah virus seperti di filem2 bukan tidak pernah terjadi, walaupun tanpa bumbu drama, wabah virus dan bahkan cuma bakteri pernah memusnahkan jutaan manusia pada masa lalu. Tercatat ada 4 wabah amat mematikan, yaitu wabah Pes pada abad 13 menewaskan puluhan juta manusia di Eropa dan Asia barat yang dipercaya telah merobah peta sejarah dunia, kolonialisasi oleh Eropa ke seluruh penjuru dunia juga sebagian didorong oleh wabah Pes atau Black Death ini, mereka mencari dunia baru untuk eksodus. Spanyol dan Portugis jadi pionirnya di abad 14.

Kedua, wabah Virus Cacar diikuti flu berat di abad 16-17 yang menewaskan hampir semua penduduk di Meksiko dan jutaan di Amerika selatan, Ketiga wabah Virus Flu Spanyol yang hanya 2 tahun 1918-1920 menelan 50-100 juta korban tewas merata di seluruh dunia (di Hindia Belanda konon 1,5 juta jiwa) . Lalu terakhir adalah wabah pembunuh pelan virus HIV AIDS yang diperkirakan telah menewaskan 30-70 juta manusia dari kemunculannya di tahun 80an dan sekarang belum juga ada vaksinnya selain hanya obat penghambat laju duplikasi virus dalam tubuh pengidap, tapi sementara perilaku beresiko tertular makin menjadi.

Sebelum Corona virus dengan epicentrum di Wuhan China juga pernah terjadi wabah SARS, MERS, Birdflu H1, Flu Babi dan virus Ebola yang amat ganas di Afrika. Wabah beberapa virus dua dekade akhir selalu menjadi teror mobilisasi manusia antar negara dan dunia, ekonomi terganggu. Puluhan rute penerbangan ditutup, isolasi pasien di rumahsakit khusus dan lainnya dilakukan. Dunia medis panik.

Tapi Corona virus kali ini amat dramatis, hampir 20 juta dan terus bertambah warga China diisolasi di berbagai kota, jumlah korban mulai simpang siur, kredibilitas berita oleh pemerintah China dipertanyakan. China melihat ini benar benar hal serius Kota Wuhan dan kota lainnya seolah jadi kota mati seolah mendekati filem semi fiksi diatas. China jelas tak akan bisa hadapi ini sendiri, China mungkin punya uang banyak, bisa bangun infrastruktur besar dalam hitungan cepat, bisa hutangi negara-negara lain berapa saja, bisa kalahkan industri negara lain, tapi wabah virus tak mau mengenal itu, virus akan terus menyebar jika sudah melewati angka exponensial ledakan wabah, apalagi jika media sebarnya hanya udara. 

Tindakan isolasi semahal apa pun resiko ekonominya sudah tepat karena vaksin dan obatnya masih entah dimana. China dan semua negara harus bekerjasama hadapi ancaman besar pada semua spesies manusia ini, modelling manajemen krisis harus disusun oleh tiap negara dan internasional sebelum terjadi chaos lokal dan global karena virus sudah mulai menyebar keluar China. Vaksin dan obat antiviral harus segera diteliti, dicari atau 'dikeluarkan' jika ada pihak yang simpan dan misal ternyata virus ini tipe hasil modifikasi di lab.

Walau lethal rate Corona tak setinggi SARS dan Ebola tapi pola sebarannya mengerikan karena inkubasi Corona yang cukup lama 10-14 hari baru terjadi simpton atau gejala. Awamnya orang yang terinfeksi tidak akan terdeteksi dalam 14 hari dan bisa terus menyebarkan virus tanpa disadari. Pandemi global bisa terjadi.

Are We all Become Legend??
Waktu akan jawab... China yang lagi merasa meroket dan bisa bungkam Amerika dalam perang dagang harus mulai humble pada dunia, melihat semua kemungkinan bahwa dunia ini sudah menyatu dan semua umat manusia setara walaupun ekonominya lagi di bawah, harus membuka hati untuk ideologi baik selain komunis dan agama yang masih jadi jawaban paling pasti tentang pola hidup manusia yang teratur dan gamblang menceritakan tabir rahasia setelah mati. Mati cara biasa atau karena wabah virus..