SAAT ini, sebagian besar umat manusia sudah terhubung ke internet lewat berbagai macam cara.

Di satu sisi, hal itu menguntungkan dan membuat segalanya menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih efisien.

Namun di sisi lain, para penjahat online bisa menyerang lintas negara dengan mudah.

Begitu pula mereka yang ingin menyadap informasi dari seseorang, kini bisa dilakukan lebih mudah hingga ke seluruh dunia.

Salah satunya lewat Spyware Pegasus, sebuah aplikasi mata-mata buatan Israel yang sangat canggih dan kuat.

Pegasus menjadi alatspionase yang bisa dipakai oleh institusi sebuah negara untuk memata-matai orang tertentu, misalnya untuk alasan keamanan nasional atau politik.

Bahkan Pegasus ini disebut sebagai aplikasi spyware seluler paling kuat di dunia.

Menurut informasi dari perusahaan intelijen keamanan Lookout, aplikasi spyware Pegasus Android memiliki beberapa fitur canggih, di antaranya :

- Pegasus mampu mengambil data dalam jumlah besar

- Pegasus mampu mencuri pesan dan catatan panggilan dari WhatsApp, Facebook, Twitter, Skype dan Gmail

- Pegasus juga bisa mengontrol kamera dan mikrofon, serta melakukan keylogging dan mengambil screenshot

- Pegasus bisa dikontrol melalui SMS dan merusak diri sendiri jika diperlukan

Pegasus, spyware yang terkenal itu menargetkan iPhone dan perangkat Android, dan diduga telah menyusup ke 45 negara di seluruh dunia.

Sebanyak enam dari negara-negara itu telah menggunakan malware pengintai di masa lalu untuk menyalahgunakan hak asasi manusia, demikian dinyatakan sekelompok peneliti, seperti dilansir dari threatpost.

Para peneliti dari The Citizen Lab, telah memindai internet dalam proyek besar-besaran yang berlangsung antara tahun 2016 dan 2018.

Sumber Nextren