Beranda Facebook Ahmadiyah dan Kita TNCMedia KITA selalu "menikmati" kekejaman, memaklumkan kekejaman, memaklumi kekejaman. Bolehkah kami diberi alasan syariah - setidak2nya - untuk memaklumi kekejaman itu? Kepada musuh yang amat sangat kita benci sekalipun? Please....... · Lihat 24 Komentar Udho Hendra, Ibnu Tamima Said, Firmansyah Simbolon dan 2 lainnya menyukai ini. Om Pau Padang Tagged this wall as a favorite. Sahlan Gufran Chotiq Choleq kalau hati ,gelisah,resah,tertekandll kekejaman sebuah kenikmatan untuk pelampiasannya sifat manusia yg sama dg binatang (anjing terjepit pasti menggit) 14 jam yang lalu · Riza Elfia dalam kamus syariah agama islam ga ada kata "benci"yg ada kata "memaafkan"jd ga ada alasan untuk membenarkan kekejaman kan????.... malah nabi Muhammad aja menyuruh bersikap santun terhadap tawanan perang sekalipun. 14 jam yang lalu · · 1 orang BundaLinda Rivai menyukai ini. Om Pau Padang Bagaimana dg orang yg telah menista dan melakukan pelecehan sebuah keyakinan...; apakah bisa dimaafkan..., atau ditolerir ? Padahal telah diupayakan secara baik dan beretika... 14 jam yang lalu · · 2 orang menyukai ini... Noverdi Saat @riza elfia...saya bukanlah seorg yg ahli dlm agama islam tp dlu guru agama saya pernah bercerita bgmn para sahabat2 nabi memperlakukan nabi palsu musailama dan para pengikutnya, coba anda baca dlm sejarah islam apa perintah yg d keluarkan abu bakar ash sidiq kpd umat islam dlm menghadapi para " PEMALSU AGAMA ALLAH"...kita semua tdk setuju dgn main hakim sendiri tp pemerintah tdk tegas dlm hal ini... 14 jam yang lalu · · 2 orangBundaLinda Rivai dan Sayyidah Djauhar Murtafiah menyukai ini. EkaSatria Taroesmantini Om Pau@ ahmadiyah, sekalipun kita menganggap mrk menista islam tetapi tdk berarti kekerasan dimaklumkan. Jika itu dilakukan berarti hanya sampai disitulah kemampuan kita mencari jalan keluar, tdk ada solusi lain. Dan sampai disitu pulalah k...esabaran kita membina saudr2 yg tersesat tsb. Padahal mrk masih mengakui Allah SWT sbg tuhan mereka. Artinya masih ada ruang yg sama untuk lebih mudah 'memasuki' mrk. Mari kita kilas Muhammad Saw, yg menghadapi kaum qurais yg menuhankan berhala, membunuh bayi2 dan sangat jahiliyah: Beliau SAW toh tetap mendakwahi dg penuh kelemahlembutan dan sabar. Kita selalu menyeru meneladi Beliau dlm sgl aspek. Saya awam soal agama, tapi hati sy tak bisa mengelak dari rasa sedih. Sedih juga membaca status kawan2 yg dg lantang seolah2 bermakna "Makanya jgn ngeyel, sekarang rasain akibatnya!" Sekali lagi di "pihak sana" adalah manusia juga, ada perempuan, anak2 dan bayi. KEMANAKAH SIRNANYA NURANI KITA? Mhn diralat bila keliru. Sayyidah Djauhar Murtafiah Bang, dlm hal ini kita agak beda ya ... Tapi ane jg gk mau kalau sampai dianggap tertawa diatas penderitaan mereka .. Bukan .. Bukan spt itu .. Justru krn sedikitnya pengetahuan kita akan perjuangan Nabi, shirahnya, serta keadaan berbagai m...acam kaum pd zamannya masing2 .. Bagaimanapun baiknya Rasulullah SAW pd Yahudi sekalipun, hrs digaris bawahi.. Kelembutannya yg tiada batas itu khusus hanya dlm hal muamalah .. Tapi soal Aqidah? Justru Rasulullah SAW sangat2 tegas dan gk pakai tolerir lagi .. Sedangkan andai kita menyampaikan hadits yg kita sebut itu dari Nabi SAW pdhl bukan, itu sudah sangat berdosa besar .. Bagaimana geramnya Nabi menyabdakan hal itu .. Apalagi ini, mengaku2 Nabi?? .. Bukankah Allah sudah menyempurnakan Islam? Gak ada lg Nabi selain Muhammad? .. Lalu apa yg membuat kita msh hsr tersenyum ktika ada yg mengacak2 sejarah Islam? .. Bagaimana seandainya,... Salah satu dari keluarga kita yg terpengaruh oleh mrk? Masih bisakah tersenyum? Merangkul? · 3 orang menyukai ini.... EkaSatria Taroesmantini Betul sekali Mbak Moenk... Tapi kadang2 saya berpikir agak naif, begini: Kenapa kita tidak marah pada orang2 yang memalsukan tuhan? Bukankah tiada tuhan selain Allah SWT? Tapi betapa banyaknya pihak lain yang membuat tuhan dengan sekehendak ...hati..... Dalam soal ahmadiyah, nabi palsunya sudah mati dengan cara yang sngat memalukan dan hina. Andai dia masih hidup maka kepadanyalah tindakan tegas dilakukan, sementara kepada pengikutnya, merekalah ladang dakwah.....karena mereka adalah korban kesesatan Gulam Ahmad tsb. sekali lagi mohon dipersorry kawan2.... (jangan teralu serius dgn komen ini, karena senyum saya masih tetap ehm...manis ) 13 jam yang lalu · · 1 orang menyukai ini... Sayyidah Djauhar Murtafiah itulah .. gimana gak bikin marah? udah pemimpinnya gak ada .. mereka tetep bertahan dgn ketersesatannya .... org jahil itu adlh org yg masih mau belajar .. nah, org yang gak tau dan gak merasa dirinya tau, akhirnya merasa gak perlu lg menca...ri tahu ... sikap kita thdp org yg kyk begini, Irmii .. Buang dia! begitu ... ane dengan yakin bener2 gak setuju dgn ketersesatan Ahmadiyah .. meskipun begitu, ane bukan serta merta menyetujui tindakan FPI yg sampai membunuh itu ... hanya .. jangan sampai rasa iba membuat kita lupa utk melihat pd akar masalah .... ini tentang aqidah .. hanya itu .. :) Om Pau Padang Setuju P'Eka dan saya juga banyak kekurangan....; Kekerasan itu bukan solusi...itu yg kita pahami.., ttp sudah berbagai cara utk "menyadarkan" mereka (pengikut Ahmadiyah) ttp tetap melakukan pelecehan dan penistaan. Berbicara mengenai pengi...kut (Ibu-2 dan Anak-2), kita juga ada punya generasi yg sangat kuatir dg ajaran sesat tsb, dimana telah bertindak seperti Islam lazimnya, padahal tidak. Keyakinan yg mana didalamnya itu unsur pelecehan (sesat) bukan utk ditawar-2...atau dikompromis-kan...; Satu saran yg baik hingga saat sekarang tidak mereka terima, yakni untuk mendirikan Agama Baru....biar kita (umat Islam) tidak terusik akibat ulah-nya.... * Hahhaa...beneran P'Eka...ini adalah issue yg sensitif...bawaannya serius...kkk Sayyidah Djauhar Murtafiah http://alislamu.com/dunia-islam/3900-ulama-aceh-ahmadiyah-jadi-agama-tersendiri-solusi-terbaik.html Riza Elfia ahmadiah adlh aliran sesat,itu smua kita "setuju".yg jd mslah disini haruskah diselesaikan/dihadapi scr "biadab" ini yg kita tdk setuju,bukankah "tujuan tidak menghalalkan cara?" Sayyidah Djauhar Murtafiah @Riza: dan ... Kita jg bisa kah menggunakan azas praduga tak bersalah dulu? .. Ane sih yakinnya ada yg nyusup dan ngacak2 dlm hal ini ... Knp gk husnuzhon dulu sm saudara seaqidah? Knp sm yg jelas sesat udh langsung kasihan aja tanpa tabayyun dulu kejadian sbenar2nya? ... :) Om Pau Padang Udah jelas SESAT...masih juga dibela....mengatasnamakan HAM dan Hukum lagi...; Apakah dg menista dan melecehkan Islam dg mengakui Nabi berjumlah 26...itu bukan melanggar hukum dan HAM ? Sayyidah Djauhar Murtafiah Tidak ada dosa terberat drpd dusta atas nama Allah .. klaim kenabian adlh kezhaliman terbesar .. Mengatakan Allah mengutusnya sbg Nabi ... org yg sdh berani zhalim pd pencipta-Nya, msh layak dikasihani? Dia aja gk kasihan sm dirinya sendiri... .. Berani2nya menzhalimi Robbnya .. Udho Hendra asal jangan kejam, Ban.... saja EkaSatria Taroesmantini Jika saudara saya bergelimang dosa, terjerat narkotika, berbuat maksiat bahkan sampai menghina kedua orangtua saya, walaupun saya tetap menyatakannya salah dan salah jalan dan kurang ajar, insyaallah saya akan tetap "menjemput"nya, saya tid...ak akan pernah menghukumnya. Karena kebahagiaan terbesar adalah "mengembalikan" saudara ke rumah. Itulah yang saya maksudkan dari status saya di atas. Walaupun sampai kiamat, kita harus tetap mencari dan mengembalikannya dengan kesadaran penuh. Karena percuma ia kembali tapi dengan keterpaksaan dan ketakutan. Udho Hendra Jan lah serius bana,,,,,, minumlah lah kopi ko ciek lu ha.... kembali ke LAPTOP... EkaSatria Taroesmantini hehehehe....Udho caliak se lah kodak wak sabalah ko ha....., kan lai galak sengeng juo ndak? 9 jam yang lalu · Facebook Facebook Twitter