Firman Utina











Sebuah peluang 99 % gagal dimanfaatkan kapten Timnas Firman Utina pada tendangan pinalti yang sangat lemah. Tendangan yang mengarah ke pojok kiri kiper Malaysia Fahmi tersebut seperti tidak bertenaga sehingga Fahmi dengan mudah menguasainya.

Peluang tersebut didapat setelah kemelut di depan gawang Malaysia mengakibatkan handsball yang dilakukan pemain belakang Malaysia.

Di 15 menit pertama terlihat pola permainan Indonesia dapat memberikan tekanan yang sangat merepotkan lini pertahanan Malaysia. Irfan Bachdim yang menjadi starter kali ini kembali memberikan peluang tendangan bebas untuk Indonesia.

Krishnasamy Rajagobal, pelatih timnas Malaysia, ternyata menerapkan taktik 'memarkir bus' dengan menempatkan sepuluh pemainnya di lini belakang. Malaysia menyisakan Mohd Safee Sali berada di seorang diri di lini depan.

Sementara Muhammad Ridwan dalam beberapa kesempatan empat diantaranya gagal dirubah menjadi peluang emas.

Di menit-menit akhir babak pertama gawang Malaysia kembali terancam oleh gelombang serangan yang cukup kritis dari kaki Arif Suyono, M. Ridwan, dan Zulkifli. Namun masih terlihat serangan tidak terpola dengan baik.

Sampai wasit asal Australia meniupkan pulit panjang tanda berakhirnya pertandingan babak pertama, skor masih kacamata alias kosong-kosong.